Portofolio Proyek Label Kemasan PT. Tata Nutrisana

.

Hasil cetak stiker kromo full color untuk label kemasan makanan oat PT Tata Nutrisana



Artikel ini merupakan dokumentasi hasil pekerjaan stiker label kemasan dari PT. Tata Nutrisana yang ditujukan sebagai arsip portofolio proyek media promosi.

Stiker ini digunakan sebagai label produk makanan oat, yang diaplikasikan pada kemasan kantong aluminium foil polos.

Profil Klien


  • Nama Perusahaan: PT. Tata Nutrisana
  • Bidang Usaha: Industri makanan

PT. Tata Nutrisana merupakan salah satu klien langganan kami, sehingga proses komunikasi sudah berjalan cukup efisien.

Fungsi Produk


Stiker berfungsi sebagai label informasi produk oat, yang ditempel pada kemasan aluminium foil polos. Dengan adanya label ini, kemasan menjadi:

  • Lebih informatif
  • Mudah dikenali produknya
  • Siap dipasarkan secara profesional

Spesifikasi Produk 


  • Jenis bahan: Stiker kromo
  • Merek bahan: Pindo
  • Teknik: Offset full color (CMYK)
  • Mesin: SM52
  • Ukuran lembaran cetak: 21,5 x 23,5 cm
  • Ukuran stiker jadi: 52 x 97 mm
  • Susunan: 1 lembar berisi 8 mata stiker
  • Varian desain: 4 varian produk dalam satu naskah cetak
  • Teknik finishing: Potong putus (pond)

Proses Produksi


Proses cetak dilakukan menggunakan mesin offset SM52 dengan sistem full color.
Meski full color, tingkat kesulitan cetak tergolong standar, karena:

  • Desain didominasi teks warna hitam
  • Tidak menggunakan blok warna penuh
  • Kontrol warna relatif stabil
  • Fokus utama pada tahap cetak adalah ketajaman teks dan konsistensi hasil antar varian.

Finishing Potong Putus


Finishing menggunakan teknik potong putus (pond), karena dalam satu lembar terdapat beberapa varian produk.

Secara teknis:

  • Potong putus lebih mudah dibandingkan kiss cut
  • Presisi potong lebih stabil
  • Cocok untuk stiker yang akan dilepas satu per satu

Tingkat kesulitan finishing ini juga masuk kategori standar.

Tantangan pada Naskah Desain


Tantangan utama pada proyek ini justru bukan di proses atau finishing, melainkan pada tahap desain dan revisi.

Naskah desain menggunakan huruf kanji, yang secara teknis tidak kami pahami artinya. Oleh karena itu:

  1. Proses revisi harus menunggu approval dari pihak klien
  2. Approval dilakukan oleh level manajer yang memahami huruf kanji
  3. Waktu produksi sempat menyesuaikan dengan jadwal kosong manajer tersebut

Meski demikian, proses tetap berjalan lancar berkat komunikasi yang baik dengan pihak klien.

Setelah selesai, kemudian barang dikemas dan disampaikan ke PT. Tata Nutrisanan lewat jalur utama

Kesimpulan


Dokumentasi berikut menjadi arsip pekerjaan dari salah satu proyek stiker yang telah diselesaikan.