Dokumentasi ini merupakan proyek pembuatan tas kertas (paper bag) untuk Grey Area, sebuah butik pakaian yang berlokasi di Kebayoran Baru. Tas kertas digunakan sebagai kantong kemasan penjualan pakaian, dengan desain yang menyesuaikan karakter visual butik.
Tujuan Penggunaan
Tas kertas difungsikan sebagai kemasan ritel butik, yang tidak hanya berperan membawa produk, tetapi juga memperkuat identitas visual brand melalui tampilan desain yang tegas dan konsisten.
Spesifikasi Produk
- Nama produk: Tas Kertas / Paper Bag
- Ukuran: Panjang 35 cm × Lebar 10 cm × Tinggi 25 cm
- Material kertas: Samson 100 gsm
- Proses produksi: Offset 2 warna Pantone (hitam & silver metalik)
- Mesin: GTO 52
- Finishing: Pond pola tas kertas
- Aksesoris: Tali nylon warna hitam
- Oplag: 2.000 pcs
Desain Tas Kertas
Desain tas kertas dibuat dua sisi sama dengan karakter visual sebagai berikut:
- latar belakang full block hitam pekat
- logo Grey Area berukuran besar
- informasi alamat dan profil sosial menggunakan warna silver metalik
Pendekatan desain ini dipilih untuk menciptakan kesan kontras, minimalis, dan sesuai dengan citra butik pakaian.
Catatan Proses Produksi
Tingkat kesulitan produksi terdapat pada proses warna hitam full block, yang memerlukan perhatian khusus agar hasil tetap rata dan solid. Beberapa penyesuaian yang dilakukan antara lain:
- penggunaan blanket baru untuk menjaga kualitas
- pengangkatan tumpukan kertas secara berkala agar lembaran tidak saling menempel
- penurunan kecepatan putaran mesin untuk membantu pemerataan tinta pada area full block
Langkah-langkah ini dilakukan untuk memastikan hasil hitam pekat tetap konsisten di seluruh oplag.
Penyelesaian Pekerjaan
Setelah proses kerja selesai, tas kertas dikemas per 50 pcs untuk memudahkan penanganan, kemudian diserahkan kepada pihak Grey Area melalui jalur utama menuju lokasi klien.
Catatan Portofolio
Pekerjaan tas kertas ini menjadi bagian dari dokumentasi tas kertas ritel butik, dengan fokus pada konsistensi warna solid, ketepatan finishing, dan kesesuaian desain dengan identitas brand.
