Dokumentasi ini merupakan proyek pembuatan tas kertas (paper bag) untuk PT Almega Tata Narana yang berlokasi di Balaraja. Perusahaan ini bergerak sebagai pengembang properti, dengan tas kertas digunakan sebagai kantong souvenir bagi calon klien pada kegiatan pameran promosi kompleks pergudangan yang baru dibangun.
Tujuan Penggunaan
Tas kertas difungsikan sebagai media pendukung promosi pameran, untuk membawa souvenir sekaligus menyampaikan informasi utama mengenai proyek pergudangan yang ditawarkan kepada calon klien.
Spesifikasi Produk
- Nama produk: Tas Kertas / Paper Bag
- Ukuran: Panjang 24 cm × Lebar 10 cm × Tinggi 34 cm
- Material kertas: Art Carton 260 gsm
- Proses produksi: Offset full color
- Mesin: Heidelberg SM 52
- Finishing: Laminasi doff dan pond pola tas kertas
- Aksesoris: Tali kur / nylon warna biru
- Oplag: 500 pcs
Desain Tas Kertas
Desain tas kertas dibuat dua sisi sama dengan komposisi visual sebagai berikut:
- foto besar bangunan gudang yang dipromosikan sebagai elemen utama
- nama kompleks pergudangan ditempatkan di bawah visual utama
- informasi nama perusahaan dan alamat pada bagian bawah desain
- pada bagian sisi samping/punggung tas, digunakan blok warna merah dengan teks besar nomor telepon perusahaan sebagai penegas informasi kontak
Pendekatan desain ini dipilih untuk menonjolkan visual proyek sekaligus memudahkan calon klien menemukan informasi kontak.
Catatan Proses Produksi
Tingkat kesulitan produksi tergolong standar. Proses cetak full color pada art carton 260 gsm dipadukan dengan laminasi doff untuk menghasilkan tampilan yang rapi dan profesional. Proses pond pola tas kertas dikerjakan presisi agar bentuk tas kokoh dan nyaman digunakan selama kegiatan pameran.
Penyelesaian Pekerjaan
Setelah seluruh proses produksi dan finishing selesai, tas kertas dipacking per 50 pcs untuk memudahkan penanganan, kemudian disampaikan kepada pihak PT Almega Tata Narana melalui jalur utama menuju lokasi klien.
Catatan Portofolio
Pekerjaan tas kertas ini menjadi bagian dari dokumentasi kemasan promosi properti, dengan fokus pada penonjolan visual proyek, kejelasan informasi kontak, dan kerapihan hasil produksi.
