Salah satu dilema paling sering muncul saat mau cetak paper bag custom adalah:
“Ukuran berapa yang pas buat produk saya?”
Banyak UMKM akhirnya asal pilih ukuran umum (small, medium, large), tapi sebenarnya ada cara menghitung ukuran paper bag yang lebih akurat, lebih aman, dan lebih sesuai dengan bentuk produk.
Di artikel ini, kita kupas cara menentukan ukuran paper bag berdasarkan jenis produk, berat, dan dimensi barang.
1. Ukur Produk dengan Akurat (Panjang × Lebar × Tinggi)
Langkah pertama dan paling penting:
ukur dulu produk kamu, jangan pakai feeling.
Produk dengan kemasan kotak:
- Panjang (P)
- Lebar (L)
- Tinggi (T)
Produk tanpa kotak (kaos, jilbab, baju):
- Lebar lipatan
- Ketebalan lipatan
Produk makanan:
- Diameter box / lebar loyang
- Ketebalan box makanan
Dengan mengetahui ukuran asli produk, kita bisa menentukan ukuran paper bag yang pas.
2. Tambahkan “Ruang Nafas” 1–2 cm
Produk yang terlalu ngepas di dalam paper bag akan:
- susah masuk
- riskan merusak bentuk tas
- gampang kusut
- bikin pelanggan nggak nyaman
Idealnya, tambahkan:
- +1 cm pada lebar
- +1–2 cm pada tinggi
- +0.5–1 cm pada sisi samping
Contoh:
Produk ukuran 20 × 8 × 30 cm
Paper bag ideal: 21–22 × 9 × 32 cm
3. Sesuaikan Dengan Berat Produk
Ini sering dilupakan kawan!
Ukuran paper bag harus cocok dengan berat barang juga.
Panduan cepat:
- Produk ringan (100–300 gram) → bebas pakai Art Paper 125–150 gsm
- Produk sedang (300–600 gram) → gunakan Ivory 210–260 gsm
- Produk agak berat (600–1.000 gram) → pakai Ivory 260 gsm + tali nylon
- Produk makanan / bakery → kraft 120–150 gsm, sisi diperkuat
Semakin berat produk, semakin penting memilih kertas dan tali yang kuat.
4. Perhatikan Bentuk Produknya (Kotak, Pipih, Silinder)
Tiap bentuk produk punya “aturan main” sendiri:
Produk Kotak
Tentukan ukuran berdasarkan dimensi real → paling mudah.
Produk Pipih (kaos, jilbab)
Biasanya pilih:
- Small untuk kaos 1 pcs
- Medium untuk kaos 2–3 pcs
- Large untuk sweater/jaket
Produk Silinder (botol, tumbler)
Lebar paper bag harus lebih besar dari diameter botol.
Umumnya cocok pakai ukuran:
- 15 × 8 × 33 cm
- 18 × 10 × 35 cm
Produk Makanan
Pastikan tinggi paper bag lebih besar dari box luar makanan minimal 2 cm.
5. Tentukan Bentuk Dasar Paper Bag-nya
Ada 3 bentuk yang mempengaruhi ukuran final:
1. Model Standar (kotak biasa)
Cocok untuk retail dan gift.
2. Model Tall / Slim
Cocok untuk botol minuman, kosmetik tinggi.
3. Model Wide / Lebar
Cocok untuk bakery, roti, makanan, dan kemasan lebar.
Bentuk paper bag memengaruhi keseimbangan ketika dibawa.
6. Pilih Ukuran Sesuai Budget
Semakin besar ukurannya:
- bahan makin banyak
- biaya makin bertambah
- finishing lebih luas
- tali lebih panjang
Kalau mau hemat, pakai ukuran lebih ramping tanpa mengorbankan fungsi.
Contoh Perhitungan Ukuran (Real Case)
Produk: Box sepatu 31 × 20 × 12 cm
Paper bag ideal:
- Lebar: 33 cm
- Samping: 12–14 cm
- Tinggi: 40–45 cm
Produk: Kaos 1 pcs
Paper bag ideal: 23 × 10 × 33 cm (ukuran medium)
Produk: Tumbler
Paper bag ideal: 15 × 8 × 33 cm
Menentukan ukuran paper bag yang tepat perlu mempertimbangkan karakter produk, berat, serta kenyamanan saat dibawa. Selain faktor ukuran, pemilihan model, bahan, dan konstruksi juga berpengaruh pada fungsi dan tampilan akhir paper bag. Gambaran lebih menyeluruh mengenai variasi ukuran, model, serta spesifikasi paper bag untuk berbagai kebutuhan bisnis dapat dilihat pada halaman referensi lengkap paper bag custom untuk kebutuhan bisnis sebagai bahasan lanjutan.
Penutup
Menentukan ukuran paper bag yang tepat itu nggak sulit asal tahu rumusnya: ukur produk, beri ruang, sesuaikan berat, dan pilih bahan yang cocok. Dengan ukuran yang pas, paper bag terlihat lebih profesional, aman dibawa, dan branding pun lebih maksimal.
