Ukuran Plat Mesin Percetakan Offset

Plat mesin percetakan offset adalah media yang diperlukan sebagai transfer gambar atau image untuk mencetak. Mungkin buat kalangan end user atau pemesan, informasi tentang plat percetakan bukanlah suatu urusan. Karena memang pemesan produk percetakan murah, hal ini tidaklah pada porsinya unsuk sampai tahu mendetail akan teknik produksi cetak mencetak.


Baiklah, sedikit info mengenai plat mesin cetak offset. Sedikitnya ada 2 jenis plat mesin cetak berdasar bahan bakunya :
  1. Plat mesin cetak offset dari bahan kertas, biasa di sebut master basah dan master kering oleh para pemain percetakan.
  2. Plat mesin cetak dari bahan logam tipis. Ada yang bilang dari bahan seng namun ada juga yang mengatakan dari bahan aluminium.
Untuk membuat plat cetak offset dari bahan kertas dewasa ini digunakan mesin cetak digital printing ukuran A3. Sementara untuk membuat plat mesin cetak logam sudah menggunakan teknik komputerisasi dengan mesin print plat yang kemudian disebut CTP. Meskipun tetap ada yang menggunakan teknik expose plat dengan pakai output film sebagai media transfer. Karena memang proses plat CTP, image-nya tidak sekuat dibandingkan teknik expose plat. Pada kisaran oplah 15000 lembar plat CTP sudah mulai rontok image-nya.

Ukuran - ukuran plat di dalam aplikasinya pada mesin cetak offset di daerah tangerang antara lain :
  • Plat Mesin Cetak Toko 820, mempunyai ukuran 25.5 cm x 40 cm. Dengan setting tarikan plat 4 cm.
  • Plat Mesin Cetak GTO 46, mempunyai ukuran 45.7 cm x 38.1 cm
  • Plat Mesin Cetak GTO 52, mempunyai ukuran 51 cm x 40 cm. Dengan setting tarikan plat 4 cm
  • Plat Mesin Cetak SM 52, mempunyai ukuran 52.5 cm x 45.9 cm. Dengan setting tarikan plat 6 cm
Tentunya masih ada lagi ukuran plat yang diaplikasikan pada mesin cetak offset. Semisal mesin cetak Komori 66, mesin cetak Komori 74, mesin cetak SM 72, Mesin Cetak SORM dan sebagainya. Data di atas hanyalah plat mesin cetak yang sering di pakai bagi kalangan pemain percetakan murah di daerah tangerang.